Menjamurnya aktivitas dan interaksi yang terjadi di dunia digital, membuat banyak orang yang mengandalkan digital marketing untuk meningkatkan nilai jual produknya. Hanya satu postingan mampu dijangkau oleh ratusan juta manusia di seluruh penjuru dunia. Dari mana pun Anda berbisnis, akan tetap mampu menjangkau pasar global jika telah menjelajahi dunia internet marketing.

Adapun jenis jenis pemasaran online yang harus anda ketahui

Search Engine Marketing (SEM)

Tujuan dari pemasaran ini adalah  mempromosikan website dengan meningkatkan visibilitas dari halaman hasil mesin pencari.  SEM adalah praktik mengiklankan website. Jadi untuk mengoprasikanya, Anda perlu mengeluarkan biaya. Kebanyakan mesin pencari menggunakan metode Pay Per Click (PPC).

1.Perbedaan SEM dengan SEO

Sekilas mirip, tapi SEM dan SEO adalah dua hal berbeda. Meskipun sama-sama muncul di hasil pencarian, keduanya memiliki cara kerja yang berbeda. Ada tiga perbedaan utama SEO dan SEM:

  • Tampilan di Hasil Pencarian

Dari segi tampilan. Tampilan SEM terlihat dengan adanya tanda Iklan. Tanda ini untuk membedakannya dengan hasil pencarian organik.Hasil pencarian SEO tidak muncul dengan tanda apa pun. Hasil pencarian organik ini dihasilkan dari  Google berdasarkan kesesuaian search intent, kelengkapan konten, backlink, dan faktor-faktor lainnya.

  • Biaya yang Dikeluarkan

Untuk mengoprasikan SEO, Anda bisa menggunakanya secara gratis. Mesin pencari akan menilai  dari website Anda untuk menentukan peringkatnya di kata kunci tertentu. Jika telah memenuhi faktor-faktor yang ditetapkan Google, besar kemungkinan konten Anda bisa muncul di halaman pertama hasil pencarian.

Berbeda halny dengan SEO, untuk menggunakan SEM, Anda perlu mengeluarkan biaya. Anda bisa mengatur sendiri sebersps biaya yang akan dihabiskan untuk iklan.

  • Tool yang Digunakan 

Search Engine Marketing (SEM)  membutuhkan tool khusus. Misalnya, untuk mengiklankan website di hasil pencarian Google, Anda harus menggunakan Google Ads dan Google Keyword Planner.

Di sisi lain, tidak ada tool khusus seperti Google Ads untuk mengelola  SEO. Walaupun begitu, untuk menghasilkan SEO yang maximal, Anda membutuhkan berbagai tool. Dari tool riset keyword, analisis backlink, dan banyak yang lainya.

Kenapa Anda Harus Memanfaatkan Search Engine Marketing?

Walaupun SEM berbayar dibanding SEO yang gratis, Anda juga perlu mempertimbangkan untuk menggunakan SEM. Berikut beberapa alasannya:

  • Tidak Perlu Banyak Biaya untuk Memulai

SEM memang memerlukan biaya, tapi Anda tidak harus punya budget besar untuk memulainya. Anda bisa menentukan sendiri berapa budget yang akan Anda keluarkan untuk SEM. Anda bisa mulai dari ratusan ribu rupiah hingga jutaan atau bahkan puluhan juta rupiah.

  • Bisa Menentukan Target Audiens

Berbeda dengan SEO, Anda bisa menentukan target secara spesifik dengan SEM. Anda bisa menentukan karakteristik apa saja yang bisa melihat iklan Anda. Dari karakteristik usia, jenis kelamin, ketertarikan, hingga lokasi bisa Anda tentukan dengan SEM.

  • Berpotensi untuk Meningkatkan Conversion Rate

Search Engine Marketing biasa digunakan untuk meningkatkan conversion rate di website. Metode ini bisa Anda manfaatkan untuk kata kunci dengan search intent pembelian.

  • Hasil Relatif Lebih Cepat Dibanding SEO

Apabila Anda baru memulai website atau blog, menggunakan SEM sangat disarankan. Sebab hasil dari SEM cenderung lebih cepat dirasakan dibandingkan SEO. Ini bisa membantu website Anda untuk muncul di hasil pencarian lebih cepat.

Menggunakan SEM memang sangatlah perlu tetapi jika dengan anda masih bisa menggunakan SEO secara gratis mengapa tidak.

2.Search Engine Optimization (SEO)

SEO adalah proses meningkatkan visibilitas situs web atau halaman web di mesin pencari secara organik. Bentuk pemasaran pada SEO merupakan sebuah proses yang bertujuan untuk meningkatkan visibilitas situs atau halaman website perusahaan agar berada di urutan atas pada hasil pencarian search engine.

SEO dilakukan dengan pemilihan nama domain, konten website, dan penggunaan kata kunci.

3.Tampilan Iklan

Iklan ditampilkan pada situs web blog atau akun social mediamu untuk mengarahkan lalau lintas ke situs web perusahaan. Dengan memasang iklan ini bertujuan untuk meningkatkan omset.

Membuat iklan dapat menjadi tantangan tersendiri tetapi bisa juga dengan sangat mudah menggunakan platform yang tepat. Berikut merupakan tipe – tipe beserta contoh iklan digital yang perlu Anda ketahui.

  • Display Ads

Iklan ini biasanya muncul pada situs web .Iklan ini akan ditargetkan setelah mencari produk atau layanan, atau secara tidak sengaja masuk pada situs web yang berisi iklan tersebut.  Ketika menggunakan iklan ini, marketers akan memasarkan kepada orang-orang yang belum pernah mendengar produk Anda.

Iklan ini berfokus meningkatkan brand awareness. Google Display Ads memungkinkan menjangkau lebih dari 90% orang di internet, lebih dari 2 juta situs web. Meskipun dengan angka yang besar, hal tersebut tidak akan menjamin bahwa Anda akan memperoleh konversi dari iklan tersebut.

  • Google Shopping Ads

Iklan digital yang masuk kategori PPC. Iklan ini menampilkan produk secara bersamaan dengan gambar yang muncul di Google, dilengkapi dengan informasi tentang harga produk, dan dari situs tersebut dimana produk tersebut berasal.

Jenis iklan ini sangat bagus jika Anda memiliki 500 produk atau lebih. Tetapi, jika Anda menjalankan bisnis kecil dan menjual produk dalam jumlah yang terbatas, Google Shopping Ads mungkin bukan cara yang tepat.

  • Social Media Advertising

Facebook merupakan salah satu platform periklanan tertua dan terpopuler hingga saat ini. Anda dapat membuat iklan menggunakan Facebook’s Ads Manager dan dengan mudah mengintergrasikan iklan yang sama ke Instagram. Facebook memiliki beberapa jenis iklan yang bisa Anda jalankan tergantung pada tujuan bisnis Anda.

Iklan Instagram terintegrasi langsung ke dalam platform itu sendiri. Terdapat beberapa perbedaan antara postingan biasa dengan iklan, seperti tombol yang dapat di klik pada foto “pelajari lebih lanjut” atau “belanja sekarang”, atau foto yang memiliki teks “Sponsored”.

  • Search Engine Marketing

Search Engine Marketing atau disingkat sebagai SEM merupakan jenis pemasaran digital yang mencakup iklan PPC (Pay Per Click). Iklan ini memungkinkan Anda untuk membuat iklan khusus sendiri, metrik setelah iklan aktif berjalan dan menetapkan anggaran.

PPC memiliki dua jenis iklan yang yang dapat Anda jalankan di mesin pencari seperti Google, yaitu iklan pencarian dan iklan bergambar. Iklan pencarian akan muncul Ketika pengguna mengetik sebuah kata kunci pada mesin pencari.

Iklan ini sangat kuat Ketika muncul pada mesin pencari yang memungkinkan pelanggan potensial yang mencari kata kunci tersebut akan melihat iklan yang Anda pasang.

4.Social Media Marketing

Marketing ini dilakukan dengan memankasimalkan lalu lintas dalam Social media websites seperti Facebook maupun twitter atau juga media sosial yang lain. Ini merupakan proses pemasaran via internet yang menggunakan lalu lintas dalam web sosial media seperti Facebook, Twitter, Instagram, Path, dan media sosial lainnya

Berikut 7 tips melakukan social media marketing:

  •  Riset Klien

Saat melakukan social media marketing, kamu tidak perlu menggunakan semua platform. Gunakan salah satu platform yang sering digunakan oleh target klien kamu.

Instagram cocok kamu gunakan apabila target audiens kamu memiliki usia yang relatif muda dan mempunyai model bisnis B2C (business to customer).

Namun, jika target klien kamu kalangan profesional dan mempunyai bisnis model B2B (business to business), Facebook dan Linkedin akan menjadi pilihan yang tepat untuk berpromosi.

  •  Buat Goals atau tujuan yang Jelas

Ketika kamu melakukan social media marketing untuk pertama kalinya mungkin kamu bingung tujuan seperti apa yang harus kamu capai. Tujuan melakukan strategi ini dapat berupa mencari calon klien yang baru dan membangun hubungan dengan customer kamu, meningkatkan trafik website atau meningkatkan brand awareness.

Dengan tujuan yang jelas, maka akan mempermudah kamu untuk melakukannya.

Misalnya kamu telah menetapkan tujuan pemasaran ini untuk meningkatkan brand awareness. Sehingga saat melakukannya, kamu harus membuat konten yang mampu menunjukkan merek (brand) kamu.

  •  Analisa Kompetitor

Saat ini bukan hanya kamu yang melakukan social media marketing, tetapi juga banyak kompetitor kamu yang melakukannya.

Agar strategi yang digunakan lebih unggul dari kompetitor-kompetitor kamu, maka kamu juga harus mengetahui strategi yang telah mereka lakukan.

Cari tahu dan analisis media sosial yang mereka gunakan, keyword, hashtag, hingga konsep konten yang mereka pakai. Tetapi kamu harus ingat, mencari tahu bukan berarti mencuri ide kompetitor.

Tools yang bisa kamu gunakan untuk menganalisa kompetitor yaitu UberSuggest.

Setelah mencari tahu strategi kompetitor, usahakan social media marketing yang kamu lakukan lebih baik (unggul) dibanding kompetitor.

  • Buat Konten yang Relevan dan Menarik

Setelah melakukan riset klien, memiliki tujuan yang jelas, dan riset kompetitor. Sekarang saatnya kamu membuat konten yang relevan dan menarik untuk social media marketing kamu.

Berikut tips membuat konten agar lebih relevan dan menarik:

  • Pikirkan topik yang sesuai dengan niche bisnis kamu.
  • Buat konten sesuai dengan tujuan promosi.
  • Jangan berlebihan membuat konten yang melakukan penjualan.
  • Jangan terlalu sering melakukan postingan.
  • Konten harus mampu menjawab kebutuhan target klien kamu.
  • Tentukan Waktu Posting yang Tepat

Waktu postingan di media sosial juga hal yang perlu kamu perhatikan. Terlalu sering melakukan postingan akan membuat calon klien kamu bosan (bisa melakukan unfollowing), namun jarang melakukan postingan juga akan membuat calon klien tidak percaya dengan bisnis kamu.

5.Influencer Marketing

Hal pertama yang pertama: Apa itu influencer? Influencer adalah seseorang dengan pengikut online yang relatif besar, termasuk:

  • Selebriti arus utama seperti Emma Watson.
  • Selebritas ceruk seperti juara catur dunia Magnus Carlsen.
  • Pakar dan otoritas industri, seperti pakar pemasaran digital Neil Patel.
  • Mikro-influencer (yang memiliki kurang dari 100.000 pengikut) seperti aktivis lingkungan Elizabeth Couse.

 Jadi Apa Influencer Marketing?

Influencer marketing adalah proses bekerja dengan influencer untuk mempromosikan produk atau layanan ke pengikut online mereka.

Sebelum pemasaran internet, pemasaran influencer hanya tersedia untuk merek-merek besar yang mampu bekerja dengan selebriti terkenal. Tapi sekarang semua orang bisa terlibat dalam pemasaran influencer.

Faktanya Influence.co menemukan bahwa rata-rata, influencer mikro dengan 2.000 hingga 100.000 pengikut mengenakan biaya antara $ 137 dan $ 258 per posting Instagram. Ingat, itu rata-rata – artinya beberapa mungkin mengenakan biaya hanya $ 50, dan banyak orang lain akan dengan senang hati mempromosikan produk Anda dengan imbalan sampel gratis.

Selain itu, banyak bisnis akan memilih untuk membayar influencer potongan dari penjualan yang mereka hasilkan – ini disebut pemasaran afiliasi (yang akan kita bahas di bagian selanjutnya).

Ingin tahu yang terbaik? Mikro-influencer benar-benar berkinerja lebih baik daripada selebriti terkenal. Sebuah survei yang dilakukan oleh Collective Bias menemukan bahwa hanya tiga persen konsumen yang dipengaruhi oleh dukungan selebriti dalam keputusan pembelian mereka, sementara 30 persen konsumen cenderung membeli produk yang direkomendasikan oleh blogger non-selebriti.

6.Affiliate Marketing

Pemasaran Afiliasi pada dasarnya hanya pemasaran rujukan online. Bisnis akan membuat program yang membayar komisi ke situs web atau individu eksternal untuk lalu lintas atau penjualan yang mereka hasilkan. Ini memungkinkan pemasar internet dan influencer untuk menghasilkan uang dengan mempromosikan produk atau layanan bisnis lain.

Mari kita lihat sebuah contoh.

Host situs web dan pendaftar domain biasanya memiliki program pemasaran afiliasi populer yang memungkinkan influencer dan pemasar internet menghasilkan uang dengan mempromosikan layanan mereka.

Setiap kali salah satu pembaca mereka mengeklik tautan dan mendaftar, perusahaan tersebut akan memberikan tindakan atau komisi.

Keren kan? Maklum, pemasaran afiliasi sangat terkait dengan pemasaran media sosial, pemasaran konten, dan pemasaran influencer. Ini karena sebagian besar tautan afiliasi dipromosikan dalam konten atau di media sosial oleh influencer.

7.Reseller atau dropshipper

Kegiatan internet marketing ini dilakukan oleh orang – orang yang ingin memulai usaha toko online tetapi tidak memiliki modal yang cukup dan memiliki barang sendiri untuk ditawarkan kepada konsumen. Tugas dropshipper adalah menawarkan barang atau jasa milik orang lain dan mendapatkan keuntungan dari hasil penjualan tersebut.

Dropshipper akan merasa seperti memiliki toko online pribadi karena biasanya produk pesanan konsumen akan dikirimkan menggunakan nama dropshipper tersebut.

keuntungan mempunyai reseller

  • Tambahan Tenaga Pemasaran

Anda tidak perlu mencari banyak karyawan khusus di bidang marketing, sebab dengan adanya reseller sudah bisa membantu Anda memasarkan produk. Anda hanya perlu melakukan pengenalan dan promosi mengenai cara hingga keuntungan menjadi reseller untuk produk Anda agar menarik banyak orang mendaftarkan diri.

Semakin gencar promosi dan banyaknya reseller, maka akan semakin banyak tenaga pemasaran untuk produk Anda. Setiap reseller tentu memasarkan dan mempromosikan produk Anda kepada calon konsumen. Jadi, secara tidak langsung, reseller termasuk dalam tenaga pemasaran yang terbilang efisien serta terjangkau.

  • Peningkatan Penjualan

Mempunyai reseller, terlebih dalam jumlah besar bisa meningkatkan penjualan Anda. Target penjualan Anda tetap tercapai bahkan bisa melampaui jika memiliki banyak reseller dari berbagai daerah. Selain hasil penjualan sendiri, namun juga masih mempunyai peluang pendapatan dari reseller.

Anda bisa mengasumsikan jika setiap reseller mampu menjual produk 15 buah per bulan dan Anda mempunyai 10 orang reseller, maka penjualan bisa mencapai 150 setiap bulannya. Dengan catatan penjualan tersebut tidak mengalami penurunan.

  • Iklan atau Promosi Gratis

Dengan adanya reseller, secara tidak langsung Anda mendapat bonus iklan gratis. Bagaimana bisa? Sebab setiap reseller tentu mengiklankan produk Anda ke berbagai media sosial seperti whatsapp, instagram, facebook, dan sebagainya. Tentunya Anda tidak perlu mengeluarkan banyak modal untuk periklanan yang super mewah.

Seseorang yang resmi menjadi reseller secara otomatis memiliki naluri promosi yang tinggi, bahkan tanpa Anda haruskan sekalipun. Sebab, tanpa adanya promosi dari dirinya sendiri, produk tidak bisa segera laku dan itupun merugikan dirinya sendiri pula, selain juga Anda.

  • Memperoleh Pelanggan Setia dengan Mudah

Reseller pada dasarnya adalah pelanggan setia Anda. Mengapa demikian? Sebab, tentu saja meraka membeli produk Anda dalam jumlah yang cukup besar untuk kemudian di pasarkan kembali kepada konsumen. Meskipun harga produk untuk reseller sedikit lebih rendah jika dibanding untuk konsumen langsung.

Namun, tetap saja hal itu menguntungkan dan bisa memacu Anda untuk terus meproduksi dan menggencarkan pemasaran agar mendapatkan pelanggan baru. Dengan begitu jika Anda mempunyai reseller 10 orang, artinya sudah mempunyai 10 pelanggan tetap dan setia.

jika anda kendala tentang digital marketing anda bisa mengunjungi website kami punca.id 

 

 


0 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *